Beberapa hari yang lalu saya asli ga bisa tidur, sambil menunggu kantuk tiba akhirnya iseng-iseng idupin tv. Yang nangkring lagi nyanyi ternyata Fariz RM di @Radioshow_tvone. Setelah selesai dihibur dengan lagu nostalgia Fariz RM, ada pokok bahasan menarik dari … duh lupa namanya. Rene kali yak? membahas tentang ” your job is not your career “. Wah.. apa pula ini? job ama career apa bedanya? beda kali ya? tapi.. ah.. tambah bingung dan tambah penasaran. Alhasil saya tetep nangkring anteng di depan tv walau iklannya hilir mudik ga permisi.
Pembahasannya terbilang menarik. Kerjaan anda bukanlah karir anda, begitu kalo sekilas diterjemahkan. Coba, apa beda karir dengan kerjaan? sama kan? awalnya saya juga berfikir demikian. Namun tidak dengan apa yang diulas oleh Rene. Rene mengemas ini dengan sangat baik, membedakan karir dengan pekerjaan. Job -kerjaan dalam pandangannya terkait kepada institusi, pembagian kerja dan kompensasi. Institusi tentu memiliki hierarki dan itu berarti anda memiliki jatah kerja masing-masing sesuai dimana anda diletakan dan tentunya anda akan menerima gaji. Inilah yang dimaksud dengan job. Sedangkan karir mencakup lebih luas lagi.. ini mencakup passion (hasrat) , tujuan hidup dan happiness.
Kalo saya fikir-fikir ini memang banyak kita temui di dunia nyata lhok.. (ini dengan huruf “k” lho..
) Ga jauh-jauh. Temen saya seorang bankir, tiap hari pergi kerja jam 8 am sampai 5 pm. Senin sampai Jum’at. Setiap ketemu saya, slalu cerita kerjaannya. Bagaimana dia diperlakukan dan memperlakukan “boss” nya. Selalu siap ngadepin complain dari customer-nya. Wah, memang pressure kerja yang sangat berat. Kompensasi gaji yang dia terima layak, tak juga membuat dia untuk tetap mengeluh setiap bertemu saya. Kata orang money can’t buy happiness ada benernya. Uang banyak kalo tak bisa menikmati sama juga dengan bohong.
Ga usah dibandingkan jauh-jauh. Bandingkan dengan saya yang memang melakukan kerjaan dengan passion. Kerja saya adalah hobi saya, bagaimana pun besar pressure nya, tapi saya enjoy untuk melakukannya. Walau pun kerja sampai tengah malam atau kadang sampai pagi, namun ketika saya pulang dan akan beristirahat, saya masih bisa tersenyum karena problem sudah solved.
Jadi, ketika anda ingin lebih ringan menghadapi hidup anda kedepan, jalanilah semua dengan passion. Cari dan temukan passion anda masing-masing. Think less, Feel more.. begitu kata Rene. Jadi ga usah terlalu banyak mikir, jalani aja dengan perasaan anda cocok dibidang apa. Sehingga pada akhirnya “uang” juga akan berjalan beriringan dengan passion anda. Dan anda pun akan nyaman disana.
Sebenernya sih saya lagi iseng si nulis yang beginian, tapi ketimbang disimpen jadi “jamuran” mending di-share disini. Maaf ya kalo tulisan nya agak berantakan, maklum pembantu pada pulang kampung semua. Hahahaha.. Happy weekend all!